Bantu Disabilitas, Yayasan Visi Mahakarya Lakukan Kegiatan Sosial di Sekolah

Bantu Disabilitas
Kegiatan One Foot One School di SDN Umbulwidodo

Terasikip.com – Semenjak dimulai pada 1 Februari 2016, Program One Foot One School (OFOS) telah membantu dan memberikan manfaat kepada banyak orang. Salah satunya adalah penyandang Tuna Daksa. Hingga saat, lebih dari 331 penyandang Tuna Daksa telah menerima bantuan kaki palsu dan tangan palsu.

Program one foot one school merupakan program pemberdayaan untuk penyandang Tuna Daksa dengan memberikan bantuan berupa kaki dan tangan palsu, biaya pendidikan, dan bantuan modal usaha. Program ini adalah hasil inisiasi dari Yayasan Visi Mahakarya, sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Dilansir dari laman Visi Mahakarya, yayasan ini merupakan lembaga nirlaba yang menjembatani antara masyarakat Indonesia yang membutuhkan perhatian dengan masyarakat Indonesia yang memiliki perhatian. bantu disabilitas

Menyadari adanya kesenjangan sosial di masyarakat, maka Yayasan Visi Maha Karya memiliki beberapa karya nyata untuk terwujudnya keseimbangan sosial berupa karya pendidikan, karya kesehatan, karya lingkungan, karya ekonomi dan lainnya. Beberapa program yang dilakukan di antaranya, Yatim Mahakarya, Ofos Charity, Berdikari, Program Zakat, Berburu Berkah Ramadhan, dan Berbagi Sarapan.

Program one foot one school dilakukan di lembaga pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Program ini mengajak para siswa untuk turut berempati kepada penyandang disabilitas dan bersyukur dengan pemberian Tuhan.

Dalam sesi penyampaian kegiatan, Kak Awang relawan dari Visi Mahakarya memberikan pertanyaan apa tugas Super Hero sebagaimana sering disaksikan dalam kartun anak-anak. Beberapa siswa menjawab bahwa tugas Super Hero adalah menjaga bumi, menolong sesama manusia, dll.

Baca juga:  Lowongan Freelancer di Penerbit dan Percetakan UM, Yuk Merapat

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan sosial dan menumbuhkan empati bagi para siswa terhadap penyandang disabilitas, utamanya Tuna Daksa. ”, ujar Awang. bantu disabilitas

Program ini juga sejalan dengan Proyek Penguatan Profil pelajar Pancasila (P5), dalam rangka penanaman karakter kepedulian terhadap siswa-siswi. Dalam proses belajar, selain siswa mendapat pengetahuan dalam kelas, siswa juga mendapat pengetahuan secara langsung (pengalaman).

Bantu Disabilitas
Program Yayasan Visi Mahakarya

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung, program ini juga mengajarkan para siswa tentang permainan tradisional seperti Egrang Bathok, Lompat Tali, Buldozer, Esreng, dll. Kehadiran permainan tradisional tersebut disambut dengan antusias oleh siswa-siswa. Mereka bermain dipandu oleh relawan-relawan.

Kegiatan ini ditutup dengan pemberian kaleng tabungan kepada siswa. Dalam satu bulan, donasi dalam kaleng akan dikumpulkan dan diberikan kepada penyandang Tuna Daksa dalam bentuk kaki palsu atau tangan palsu.

Terakhir, program ini merupakan kerjasama antara Yayasan Visi Mahakarya dengan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Ahmad Fahmil Aziz
Pelaksana Harian Terasikip.com