Kayutangan Heritage, Kawasan Bersejarah dan Instagramable di Kota Malang yang Cocok Buat Akhir Pekanmu

Kayutangan Heritage Kawasan Bersejarah
Suasana di Kayutangan Heritage (Malangtime.com)

Terasikip – Kayutangan Heritage Kawasan Bersejarah. Kota Malang menyimpan berbagai peristiwa sejarah bangsa Indonesia. Kota yang terkenal dengan kota pendidikan tersebut menyimpan jejak sejarah bangsa Indonesia dari periode Kerajaan Hindu-Budha hingga masa kolonial Belanda yang seakan terekam dalam sudut-sudut kota.

Salah satu tempat wisata yang harus kamu kunjungi ketika berkunjung di Kota Malang adalah Kayutangan Heritage. Kayutangan Heritage kawasan bersejarah dan instagramable yang terletak di pusat Kota Malang, Kayutangan berada tepat membentang menuju Alun-Alun Kota Malang. Lalu apa sih yang menarik dari kawasan ini?. Yuk simak baik-baik ulasan ini.

Jejak Sejarah Kayutangan

Kawasan Kayutangan merupakan salah satu kawasan bersejarah di Kota Malang. Kawasan yang terletak di Jl. Jendral Basuki Rachmat Gg. VI, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang ini ditetapkan sebagai kampung heritage atau kampung budaya pada tanggal 22 April 2018. Kawasan ini memiliki ciri khas berupa deretan bangunan berarsitektur khas kolonial Belanda (indie) dengan aksesoris, perabotan, hingga nuansa keseharian yang identik tempo dulu.

Kawasan Kayutangan Heritage meliputi beberapa wilayah, yaitu RW 1, RW 9, serta RW 10, dengan batas sebelah barat yaitu Jalan Arjuno, batas sebelah timur yaitu Jalan Basuki Rahmat, batas sebelah utara yakni Jalan Semeru, dan batas sebelah selatan yakni Jalan Kawi Bawah.

Terdapat sekitar 60 rumah tua yang berhasil diidentifikasi di Kawasan Kayutangan. Hampir seluruhnya cukup terjaga bentuk keasliannya. Pada bagian depan rumah terdapat plakat informasi usia bangunan hingga pemilik pertamanya. Rata-rata  bangunan-bangunan yang didirikan pada tahun 1920- 1940 dengan model rumah jengki. Rumah tertua tercatat dibangun pada 1870.

Baca juga:  Ingin Perbaiki Suasana Hati dengan Cepat, Ini 6 Caranya

Kawasan Kayutangan Heritage berkembang seiring dengan perkembangan Kota Malang. Menurut catatan Ronal Ridhoi, dkk dalam bukunya Kawasan Kayutangan Malang dalam Lintasan Sejarah, pada akhir abad ke-18 kawasan Kayutangan masih berupa area hutan dan persawahan yang mempunyai jalan tak beraspal di tengahnya. Jalan tersebut kemudian menjadi jalan poros yang digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertanian dari Afdeeling Malang ke beberapa daerah di sebelah utara, seperti Pasuruan dan Surabaya.

Pada 1879 Kawasan Kayutangan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan ketika jalur kereta api Bangil-Kotabaru (Malang) dibuka. Pada 1914 seiring dengan bergantinya status Malang menjadi Gemeente, di sepanjang Jalan Kayutangan sudah mulai dibangun pertokoan dan perumahan Belanda. Sedangkan di sebelah merupakan perkampungan pribumi yang cukup padat penduduk. Kawasan ini bertambah pesat ketika Arsitek tata kota Thomas Karsten mulai mendesain Kota Malang sebagai kawasan kota modern.

Instagramable dan Mengabadikan Foto

Kawasan Kayutangan Heritage memiliki banyak tempat yang dapat dijadikan sebagai spot foto yang instagramable. Beberapa spot bersejarah di Kayutangan meliputi arsitektur rumah dan bangunan peninggalan kolonial Belanda, barang-barang tempo dulu seperti sepeda ontel, peralatan masak, lampu, jendela, kamera, telepon dan perabotan rumah lainnya. Selain itu juga terdapat bangunan pertokoan, makam Eyang Honggo Kusumo, kuburan Tandak, Pasar Krempyeng, irigasi Belanda, saluran air, tangga seribu dan titik lainnya.

Baca juga:  Sarana Jalin Persaudaraan Warga dan Mahasiswa Indekos Di Kota Malang

Pada awal tahun 2022, didirikan lampu hias khas Malioboro di sepanjang koredor jalan Kawasan Kayutangan. Kemunculan lampu hias tersebut sontak menarik kunjungan wisatawan yang cukup besar, terutama ketika sore hingga malam hari untuk mengabadikan moment.

Kian ramainya Kawasan Kayutangan  berdampak pada semakin diketahui oleh masyarakat luas sejarah dan spot-spot foto menarik di Kayutangan. Mulai dari spot di sekitar jalan hingga masuk ke gang-gang kampung. Kayutangan menyajikan spot yang cocok untuk menghiasi feed instagram kamu.

Jika diakhir pekan kamu masih bingung mau jalan kemana. Kawasan Kayutangan Heritage dapat menjadi rekomendasi untuk mengisi akhir pekanmu loh. Oh iya, jangan khawatir bagi kamu yang mau nongkrong di Kayutangan karena di sana juga ada tempat-tempat duduk dan coffeshop. Jika kamu seorang wisatawan dari luar Malang dan butuh penginapan, di sekitar Kayutangan juga banyak terdapat hotel dan penginapan. Selamat Menikmati Akhir Pekan!.

Ahmad Fahmil Aziz
Pelaksana Harian Terasikip.com