Fakta Aphelion dan Penyebab Cuaca Dingin Akhir-akhir Ini

Fakta Aphelion dan Penyebab Cuaca Dingin Akhir-akhir Ini
Fakta Aphelion dan Penyebab Cuaca Dingin Akhir-akhir Ini | Foto: pendakicantik.com

Terasikip.com – Fakta Aphelion dan Penyebab Cuaca Dingin Akhir-akhir Ini. Belakangan ini, netizen mendapatkan informasi dari berbagai platform media sosial mengenai fenomena aphelion yang dikaitkan dengan penyebab cuaca dingin yang melanda pulau Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.

Berdasarkan penelusuran literatur Terasikip.com,  cuaca dingin akhir-akhir ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan aphelion.

Dilansir dari laman lembaga penerbangan dan antariksa nasional (LAPAN) lapan.go.id dijelaskan bahwa perihelion dan aphelion tidak berdampak dengan kenaikan maupun penurunan suhu di permukaan bumi, akan tetapi  faktor klimatologis atau iklim juga turut berperan besar dalam perubahan suhu di suatu wilayah. Perihelion maupun aphelion tidak mempengaruhi secara langsung perubahan suhu di permukaan Bumi ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah merilis disinformasi mengenai unggahan di berbagai lini masa media sosial yang berisi tulisan bahwa aphelion adalah penyebab terjadinya cuaca dingin akhir-akhir ini.

Dilansir dari konten youtube Kompas TV, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Syaefudin menerangkan bahwa puncak musim kemarau ditandai oleh pergerakan angin dari timur yang berasal dari australia.

Pada bulan Juli wilayah Australia sedang dalam periode musim dingin. adanya pola tekanan yang relatif tinggi di australia menyebabkan massa udara dari australia menuju indonesia atau dikenal dengan Moonsoon dingin Australia. Kondisi ini menyebabkan suhu dingin di pulau jawa, bali dan nusa tenggara.

Baca juga:  Rujukan Kuliah Keguruan, Ini 2 Kampus Negeri Terbaik di Jatim

Selain itu, minimnya awan dan hujan di pulau jawa hingga nusantara mempengaruhi suhu dingin yang terjadi malam hari.  Hal ini karena tidak adanya uap air dan air yang menyebabkan radiasi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari tidak tersimpan di atmosfer. Awan langit yang bersih juga menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang langsung dilepaskan ke atmosfer luar, sehingga udara dekat permukaan lebih dingin.

Berikut fakta-fakta tentang aphelion dan cuaca dingin akhir-akhir ini.

  1. Aphelion adalah fenomena yang terjadi saat Bumi berjarak sangat jauh dengan Matahari. Bumi mencapai jarak terjauhnya dari Matahari pada saat aphelion terjadi
  2. Aphelion tidak berdampak dengan kenaikan maupun penurunan suhu di permukaan Bumi
  3. Aphelion tidak mempengaruhi secara langsung perubahan suhu di permukaan Bumi ini.
  4. Dalam 200 tahun terakhir sejak tahun 1800, Aphelion terjadi selalu pada bulan juli
  5. Beredar hoax di berbagai laman media sosial tentang aphelion yang menjadi penyebab cuaca dingin
  6. Cuaca dingin dipengaruhi faktor klimatologi dan angin moon son dari benua australia